Penjelasan:
rumah bangsal Kencono adalah rumah adat yang berasal dari
A. Yogyakarta
Bangsal Kencono adalah bangsal utama Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Bangsal ini berbentuk joglo atau pendopo, dikelilingi halaman yang ditumbuhi oleh tanaman, dan sangkar burung. Di depan Bangsal Kencono terdapat dua patung batu Dwarapala, dua raksasa yang memegang gada.
semoga membantu:))
Jawaban:
Salah satu kebudayaan Yogyakarta yang masih tersimpan dan dapat dinikmati saat ini adalah keberadaan rumah adat Bangsal Kencono yang merupakan rumah tradisional khas Kerajaan Mataram yang pernah Berjaya pada tahun 1586 hingga 1755.
Melihat sejarahnya, Bangsal Kencono dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1756 di kompleks Keraton Yogyakarta sebagai tempat diselenggarakannya upacara adat, keagamaan dan kesultanan. Misalnya, Bangsal Kencono akan digunakan pada saat upacara naik tahta seorang Sultan.
Jika dilihat, Bangsal Kencono merupakan rumah adat berbentuk joglo tetapi dengan ukuran yang lebih luas—karena memang tujuannya untuk penyelenggaraan acara. Selain itu Bangsal Kencono juga merupakan tempat tinggal bagi Raja Keraton Yogyakarta dan seluruh anggota keluarganya.
Bangsal Kencono difungsikan sebagai tempat kesultanan dan acara adat masyarakat Yogyakarta. Maka tak heran jika ukuran nya sangat besar dan menyerupai padepokan. Selain ukuran bangunannya yang luas, halaman rumah adat ini juga sangat luas dengan ukuran sekitar 14.000 m2.
Sementara itu dari segi susunan bangunan, Bangsal Kencono terbagi menjadi tiga bagian:
Bagian Depan:
Gladhag Pangurakan berfungsi sebagai gerbang utama untuk masuk ke Bangsal Keraton.
Alun-alun lor merupakan lapangan yang terletak di bagian utara dan berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan acara.
Masjid Gedhe berfungsi sebagai tempat beribadah para punggawa kesultanan.
Bagian Inti:
Bangsal Pagelaran merupakan bangunan khusus untuk punggawa kesultanan menghadap sultan saat upacara resmi.
Siti Hinggil Ler berfungsi sebagai tempat diselenggarakannya upacara resmi kesultanan
Kamandhungan Ler merupakan bangun yang terletak di bagian utara yang digunakan untuk memutuskan perkara hukuman mati.
Sri Manganti difungsikan sebagai tempat menerima tamu kesultanan.
Kedhaton difungsikan sebagai tempat tinggal sultan, istri, dan putra kesultanan.
Kemagangan difungsikan untuk menerima abdi dalem, tempat berlatih, dan apel kesetiaan para abdi.
Siti Hinggil Kidul difungsikan sebagai tempat sultan menyaksikan adu rampogan, tempat gladi resik upacara Grebeg, tempat berlatih prajurit perempuan, serta tempat upacara awal pemakaman sultan.
Bagian Belakang
Alun-alun Kidul merupakan tempat yang terletak di bagian selatan Bangsal Kencono dan difungsikan sebagai tempat berlatih para prajurit.
Plengkung Nirbaya berfungsi sebagai poros untuk menuju gerbang utama dalam prosesi pemakaman sultan.
Penjelasan:
Jawabannya adalah A. Yogyakarta. Terima kasih